Beranda

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim,

Matahari pagi belum sempurna menyinarkan cahayanya di Dusun Boro, Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Namun, kesibukan di Pondok Pesantren Babussalam sudah menggeliat. Sebanyak 41 santri putra dan putri tampak sedang menghafalkan Alquran di musala pondok. Hawa dingin yang menyelimuti tubuh terusir oleh kekhusyukan para santri.

Menghafal Alquran adalah salah satu pelajaran wajib di PP Babussalam. Pelajaran ini diberikan untuk memperbanyak jumlah umat Islam yang bisa menghafal Alquran. “Saat ini hanya sedikit orang Islam yang mampu menghafal Alquran,” kata Pengasuh PP Babussalam Ustadz H Lukman Hakim L.c.M.Sc.

PP Babussalam berdiri pada 10 Januari 2010. Pesantren seluas 970 M2 ini didirikan oleh Gus Muhammad Asfan, Ustad Lukman Hakim dan Ny Didin Kistyowati setelah mendapatkan tanah hibah dari pasangan Samak dan Anik, warga Desa Sidodadi. Para pendiri kemudian sepakat menunjuk Ustad Lukman Hakim sebagai nadzir atau pengasuh pesantren.

Kata Babussalam mempunyai arti pintu keselamatan. Dengan nama ini, para pendiri berharap para santri yang belajar di pesantren ini selamat di dunia dan akherat. Pesantren Babussalam merupakan pesantren salafiyah. Dengan motto Alim-Sholeh-Kafi, pesantren ini mendidik para santri agar berprestasi dan berakhlaqul karimah.

PP Babussalam diperuntukkan anak yatim piatu dan anak tidak mampu. Sebagai pesantren anak yatim piatu dan tidak mampu, pengurus tidak menarik biaya kepada santrinya. Sebaliknya, Pengurus menanggung seluruh kebutuhan santri, mulai dari makan, penginapan hingga sekolah.

Sebagai pesantren salafiyah, Babussalam mengajarkan pelajaran madrasah diniyah tingkat ula dan wusha. Kurikulum diterapkan dengan ketat dengan mata pelajaran akhlaq, fiqih, tasawuf, tafsir, hadist, nahwu atau shorof, faroidz, ulumul Quran, dan siroh. Selain itu, juga ada pengajian kitab kuning, sejarah Islam. Metode pengajaran yang digunakan mencakup tiga aspek; kognitif, efektif dan psikomotorik.

Untuk pendidikan formal, pesantren menyekolahkan para santrinya di sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan madrasah tsanawiyah di sekolah umum di Kecamatan Lawang. Ini karena pesantren masih belum memiliki lembaga pendidikan formal. “Masih kami rintis,” tutur Ustad Lukman.

Pesantren Babussalam tak lupa menggelar kegiatan keagamaan untuk masyarakat Desa Sidodadi. Kegiatannya antara lain membuka taman pendidikan Alquran bagi anak-anak Desa Sidodadi bertempat di pesantren, pengajian yang rutin dilakukan setiap minggu, khotmil Qur’an bin-nadlor yang diadakan setiap bulan.

Meski masih berusia dua tahun, Pesantren Babussalam sudah dipercaya masyarakat. Ini terlihat dari minat masyarakat memasukkan anaknya ke Pesantren Babussalam. Saat ini, sudah tercatat ada sebanyak 41 santri yang terdiri dari 27 santri putra dan 14 santri putri yang semuanya bermukim di dalam pesantren. Para santri ini di bawah bimbingan seorang pengasuh dan tujuh ustad yang berrindak sebagai guru.

Seiring dengan banyaknya santri, pengurus pesantren berusaha keras melengkapi sarana dan prasarana. Saat ini pesantren sudah mempunyai asrama putri dengan lima kamar tidur, asrama putra dengan lima kamar tidur, tempat tinggal pengasuh, ruang kantor, ruang tamu, dan tempat belajar.

Dalam programnya, pengurus Pesantren Babussalam akan membekali para santri dengan ketrampilan, seperti tekhnologi informasi, kewirausahaan dan otomotif. Ketrampilan ini diberikan agar santri nantinya tak kesulitan membuka usaha atau mencari pekerjaan selepas lulus dari pesantren.

Pondok Pesantren Babus Salam merupakan tempat bernaung bagi mereka anak-anak Yatim dan Dhuafa yang kemudian dididik agar dapat mengatur masa depannya. Hanya dengan dukungan dan bantuan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui tangan-tangan lembut Donatur semua dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Sekecil apapun dukungan dan bantuan Anda sangat berharga bagi masa depan mereka.
Semoga Allah SWT memberi balasan sebaik-baiknya balasan. Jaza Kumullah Ahsanal Jaza’

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pengasuh,
H. LUKMAN HAKIM, Lc.